Wilayah Udara Terkunci Imbas Konflik, Belasan WNI Segera Tinggalkan Iran Tembus Jalur Darat Sepuluh Jam

Posted on

JAKARTA – Penutupan jalur udara imbas agresi militer ke Iran memaksa pemerintah memutar otak demi menyelamatkan Warga Negara Indonesia (WNI). Rute darat lintas negara yang memakan waktu belasan jam kini disiapkan sebagai jalur pelarian dari kawasan konflik. Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, memastikan sebanyak 15 WNI akan segera ditarik keluar dari Teheran. Keputusan krusial ini diambil merespons eskalasi keamanan yang terus memanas pascaserangan Amerika Serikat dan Israel.

“Tadi siang saya sudah memerintahkan kepada Dubes kita di Teheran untuk mengambil langkah evakuasi segera,” kata Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (4/3/2026) malam.

Proses penarikan warga sipil ini dilakukan secara sukarela berdasarkan persetujuan masing-masing individu. Dari pendataan sementara, baru belasan orang yang sepakat untuk diberangkatkan keluar dari zona bahaya.

“Perlu diketahui, tidak semua WNI di wilayah terdampak menyampaikan keinginan untuk dievakuasi. Namun, ada beberapa yang bersedia untuk dievakuasi dari wilayah Iran, dan saya perintahkan untuk melaksanakan evakuasi bertahap tersebut,” urainya.

Pelaksanaan operasi ini belum dapat dipastikan jadwal persisnya karena tingkat kerumitan di lapangan. Mengingat ruang udara masih lumpuh, skenario penyelamatan diarahkan menggunakan jalur darat menuju Baku, Azerbaijan.

“Waktu pelaksanaan masih diatur. Jika evakuasi dilakukan dari Teheran, mereka harus dibawa ke Baku, Azerbaijan. Perjalanan dari Teheran ke Baku memakan waktu sekitar 10 jam. Logistik harus dihitung, kondisi kesehatan juga diperhatikan. Jadi tidak bisa langsung dilakukan saat itu juga,” terangnya.

Hingga saat ini, gelombang permintaan evakuasi belum menjalar ke WNI yang menetap di negara-negara teluk sekitarnya, seperti Qatar, Uni Emirat Arab, maupun Bahrain.

“Belum ada yang meminta dievakuasi. Saat ini baru 15 orang yang menyatakan kesediaan, karena mempertimbangkan logistik dan perjalanan yang panjang,” tutup Sugiono.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *