OMC Dikebut, 15 Ton Garam Disebar untuk Tekan Karhutla di Riau

Posted on

Beritariau.com, Pekanbaru – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus menggencarkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Riau. Hingga kini, sebanyak 15 ton garam telah disemai di langit “Bumi Lancang Kuning” guna memicu hujan dan menekan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala BPBD dan Damkar Riau melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Jim Gafur, menyampaikan bahwa penyemaian garam difokuskan di sejumlah wilayah pesisir.

“OMC masih terus dilanjutkan, saat ini sudah 15 ton garam disemai, terutama di daerah pesisir Riau,” ujarnya.

Beberapa daerah yang menjadi sasaran OMC antara lain Kabupaten Bengkalis, Siak, Indragiri Hilir, serta Kota Dumai.

Sementara itu, laporan terkini menunjukkan kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di tiga daerah, yakni Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, dan Siak. Namun, seluruh titik api yang terdeteksi kini dalam tahap pendinginan.

Di Kota Dumai, karhutla terpantau di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, serta di Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur. Proses pendinginan masih terus dilakukan di lokasi tersebut.

Untuk Kabupaten Bengkalis, kebakaran dilaporkan terjadi di Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat. Sedangkan di Kabupaten Siak, karhutla terdeteksi di Kecamatan Kandis. Kedua wilayah itu juga dilaporkan telah memasuki tahap pendinginan.

Adapun kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kampar disebut telah padam total.

Upaya OMC ini diharapkan mampu meningkatkan curah hujan di wilayah rawan guna mencegah meluasnya karhutla, terutama di kawasan pesisir Riau yang rentan mengalami kekeringan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *