Beritariau.com – Laga lanjutan La Liga 2025/2026 kembali menjadi mimpi buruk bagi Real Madrid. Menjamu Getafe CF, Los Blancos harus mengakui keunggulan tamunya dengan skor tipis 0-1, Selasa (3/3/2026) dini hari WIB.
Gol tunggal kemenangan Getafe dicetak oleh Martín Satriano pada menit ke-39 melalui sepakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Thibaut Courtois. Gol tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan panas hingga akhir laga.
Bermain di kandang sendiri, Madrid langsung mengambil inisiatif serangan. Dominasi penguasaan bola ditunjukkan sejak menit awal, namun rapatnya pertahanan Getafe membuat peluang demi peluang sulit dikonversi menjadi gol.
Arda Güler sempat mengancam di menit ke-23 lewat aksi individunya, tetapi tembakannya mampu diamankan kiper Getafe. Justru saat Madrid asyik menyerang, Satriano menghukum tuan rumah lewat gol spektakuler yang membawa Getafe unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tekanan Madrid semakin meningkat. Pelatih Álvaro Arbeloa memasukkan sejumlah pemain untuk menambah daya gedor, termasuk Rodrygo dan Mastantuono. Namun disiplin lini belakang Getafe membuat serangan tuan rumah terus buntu.
Antonio Rüdiger hampir menyamakan kedudukan di menit ke-75, tetapi peluang emas tersebut masih melebar tipis.
Di penghujung laga, tensi pertandingan memanas. Franco Mastantuono dari Madrid dan Adrián Liso dari Getafe diganjar kartu merah, membuat kedua tim bermain dengan 10 orang. Meski demikian, skor 0-1 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini mengangkat Getafe ke posisi ke-11 dengan 32 poin. Sementara itu, Real Madrid tertahan di peringkat kedua dengan 60 poin dan kembali kehilangan momentum dalam perburuan gelar.
Kekalahan ini menambah tekanan bagi Los Blancos yang dalam beberapa pekan terakhir tampil kurang konsisten di kompetisi domestik. (*)



