Beritariau.com, Kampar Kiri – Bupati Kampar Ahmad Yuzar memimpin Tim 1 Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Kampar 1447 H/2026 M di Desa Sungai Geringging, Kecamatan Kampar Kiri, Jumat (3/3/2026), sebagai wujud silaturahmi sekaligus mempererat hubungan pemerintah dengan masyarakat di bulan suci Ramadhan.
Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Baiturrahman Kecamatan Kampar Kiri dan dihadiri Anggota DPRD Kampar Eko Sutrisno, unsur Forkopimda, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, ninik mamak, serta jamaah dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Yuzar menegaskan bahwa Safari Ramadhan merupakan agenda rutin pemerintah daerah untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah. Ia mengajak seluruh warga menjadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan keimanan, kepedulian sosial, serta persatuan dan kebersamaan.
“Melalui Safari Ramadhan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta bersama-sama membangun Kabupaten Kampar yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana menyalurkan bantuan untuk rumah ibadah, menyampaikan informasi pembangunan daerah, dan menerima masukan warga demi kemajuan Kabupaten Kampar.
“Safari Ramadhan adalah ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, serta mengetahui kondisi dan aspirasi warga. Mari kita bersatu padu untuk mewujudkan Kampar yang maju dan sejahtera,” tegasnya.
Dalam rangkaian kegiatan, Pemkab Kampar menyalurkan berbagai bantuan, antara lain:
– Bantuan Masjid: 27 masjid menerima masing-masing Rp20.000.000 melalui program CSR Bank Riau Syariah, total Rp540.000.000.
– Bantuan Al-Qur’an: 81 Al-Qur’an (3 per lokasi) senilai total Rp8.100.000 untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an.
– Santunan Anak Yatim dan Fakir Miskin: 10 anak yatim mendapat santunan, serta 10 orang fakir miskin menerima bantuan Rp500.000 per orang.
– Bantuan Sembako: 4 paket diberikan kepada kaum dhuafa.
Usai penyaluran bantuan, Bupati bersama rombongan dan masyarakat mengikuti buka puasa bersama, dilanjutkan shalat Isya dan Tarawih berjamaah. Kegiatan berlangsung khidmat, hangat, dan memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat. (*)



